Walaupun kamu sudah memakai aplikasi dan metode yang lain sebagai andalan untuk melaksanakan ripping CD Audio, Tapi tidak ada salahnya mencoba alternatif lain. Siapa tahu akibatnya akan jauh lebih baik dariyang selama ini kamu lakukan. Lagipula, software yang kami tawarkan di sini sanggup kamu gunakan secara gratis.

Walaupun kamu sudah memakai aplikasi dan metode yang lain sebagai andalan untuk melaku Cara Praktis Ripping CD

Namun kalau kamu ingin mempunyai kumpulan MP3 music dengan kualitas yang baik kami menunjukkan beberapa buah tips. Di mana kunci utamanya terletak pada tiga buah komponen, yaitu:

  • Sebuah kegiatan ripping yang tidak akan mengizinkan ekstraksi yang jelek dihasilkan. Artinya kamu tidak perlu mencek ulang satu per satu file hasil ripping yang dihasilkan secara manual.
  • MP3 encoder yang baik dan bisa menghasilkan data audio dengan kualitas yang baik dengan kompresi file audio yang juga baik.
  • Proses audio ripping nya sendiri yang cukup gampang untuk dilakukan.

Dengan proses yang terbilang sederhana, kamu akan bisa melaksanakan proses ripping dengan memakai LAME encoder. Termasuk juga cara mengatur nama, nomor, dan tag dari semua track yang ada dengan mudah.

Download EAC dan LAME Encoder

Yang akan dipakai di sini yakni sebuah software yang cukup mengesankan. Yaitu Exact Audio Copy (EAC), download aplikasi tersebut pada www.exactaudiocopy.de.

Tidak ibarat aplikasi ripping lainnya, EAC sanggup melaksanakan investigasi ulang terhadap setiap bit data dengan source data. Tujuannya untuk memperoleh tingkat akurasi tinggi yang bisa mendekati CD Audio aslinya. Namun kalau aplikasi tersebut menemukan perbedaan, maka aplikasi tersebut akan melaksanakan ripping ulang dan sekali lagi jikalau diperlukan.

Tentunya hal tersebut akan memperlambat proses ripping itu sendiri. Tapi dengan melihat dari hasil yang didapat, hal tersebut bukan lagi sebuah masalah. Perlu diingat, proses ripping ulang hanya akan dilakukan jikalau terjadi perbedaan. Bisa disebabkan lantaran CD yang tergores, ataupun adanya copy protection pada CD yang bersangkutan.

kamu juga akan memerlukan LAME Encoder, di mana encoder tersebut telah dikenal cukup usang sebagai MP3 encoder terbaik yang pernah ada. Hingga dikala ini versi terbarunya yakni Lame 3.95.1. kamu sanggup men-download-nya di http://mitiok.cjb.net. Setelah kamu mendapat kedua aplikasi tersebut, lakukan proses Unzip dan simpan ke dalam satu folder yang sama. Hal ini dilakukan untuk memudahkan pencarian dikala pertama kali memakai aplikasi EAC tersebut.

Konfigurasi EAC

Berikut ini hal-hal yang harus kamu perhatikan dikala hendak memakai EAC. Hanya ada beberapa hal yang perlu dikonfigurasi ulang, Tapi penting untuk dilakukan.

  1. Pada dikala kali pertama memakai aplikasi, EAC akan melaksanakan proses initial drive test. Pilih Optimization untuk “accurate results. Namun kalau kamu mempunyai lebih dari satu buah optical drive, maka EAC akan menentukan drive yang terbaik sebagai drive default-nya. Tetapi kamu bisa saja mengubahnya. EAC juga akan melaksanakan konfigurasi LAME. EAC akan memulainya dengan mencoba mencari LAME pada drive kamu. Akan lebih gampang jikalau kamu menunjukkan letak folder dari LAME secara manual. Kemudian pilih “standard untuk LAME setting. Terakhir pilihlah Expert interface option, di sinilah kekuatan EAC ini. Karena pada option inilah kamu sanggup memaksimalkan kerja aplikasi tersebut.
  2. Pilih EAC|EAC Options Menu|General dan berikan tanda centang (P) pada “On Unknown CDs”. Kemudian klik pada cuilan “Automaticaly access online freedb database, jikalau PC kamu terhubung dengan internet. Namun kalau kamu bertanya untuk apa? Ini yakni untuk menyinkronisasikan data album CD (nama artis, judul album, dan judul lagu) dari database yang tersedia di Internet. Tetapi jikalau PC tidak terhubung pada internet atau database dari CD kamu tidak tersedia, kamu terpaksa mengisi tag isu masing-masing lagu secara manual.
  3. Masih dari sajian tersebut pilih pada cuilan Filename. Pada cuilan Naming scheme tuliskan %A%C%N – %T. Hal tersebut akan kuat pada letak folder dari file hasil ekstrak data yang kamu lakukan. Dimulai dari nama artist (%A), nama album (%C), nomor track (%N), dan terakhir judul lagu (%T). Seperti pada pola ini: BonJovi> TheseDays>01-Diamond.mp3
  4. Pilih directories masih dari sajian yang sama. Pilih pada cuilan “Use this directory dengan begitu EAC akan secara otomatis memasukkan hasil ekstrak ke dalam direktori yang telah kamu berikan tersebut.
  5. Masuk pada sajian EAC|Drive Options. Kemudian berikan tanda pada “Drive is capable of retrieving C2 error information. Hal ini untuk lebih memaksimalkan kemampuan drive optik kamu untuk keperluan ripping ini. Biasanya secara default option ini sudah di-enable oleh EAC. Tetapi jikalau sehabis melaksanakan ripping ternyata kamu menemui noise-noise yang terdengar dalam tempo yang konstan, disable option ini. Biasanya hal ini akan mengatasi duduk kasus tersebut.
  6. Masuk pada sajian EAC|Compression Options menu. Pilih pada cuilan External Compression dan pastikan LAME MP3 Encoder ditampilkan pada cuilan “Parameter passing scheme. Namun kalau belum ditampilkan, lakukan pemilihan secara manual.
  7. Masih pada sajian yang sama, masuk pada cuilan “Bit Rate dan pilihlah Variable Bitrate menjadi 192 Kbps. Tetapi jikalau Laptop atau Komputer kamu tidak bisa melaksanakan sampling sampai 192 Kbps, 128 Kbps kiranya sudah cukup baik.
  8. Masuk pada cuilan EAC|freedb options dan konfirmasikan alamat e-mail kamu. Tetapi sekali lagi, jikalau kamu tidak terhubung ke internet hal tersebut tidak perlu dilakukan.

Mulai Pengoperasian

Sekarang kamu sudah siap mengoperasikan EAC dan mulai melaksanakan proses ripping. Masukkan CD audio yang kamu miliki dan klik pada cuilan MP3 yang terletak di sebelah kiri atas. Setelah beres melaksanakan ripping, cobalah periksa hasil ripping. Apabila tidak terdengar apapun, berarti ada kesalahan, lakukan investigasi terhadap setting yang telah ditentukan tadi. Namun kalau ternyata setting-nya sudah benar, cobalah lakukan download ASPI layer yang bisa didapat dari ftp://ftp6.nero.com/wnaspi32.dll. Karena kamu tidak akan bisa melaksanakan ripping tanpa adanya ASPI layer dalam sistem Laptop atau Komputer kamu. Letakkan file tersebut pada direktori yang sama dengan EAC dan LAME tadi. Ulangi proses ripping sekali lagi.

Namun kalau kamu menemui kesulitan, cobalah masuk pada situs www.chrismyden.com dan klik pada cuilan “Elite DAE, di mana terdapat lembaga yang menyediakan tanggapan dari banyak sekali macam pertanyaan yang ada.